Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Tata Kelola Organisasi, Bawaslu Papua Barat Evaluasi Disiplin dan Kinerja Pegawa

gambar

Rapat evaluasi kelembagaan di lingkungan Sekretariat Bawaslu Provinsi Papua Barat, Rabu (03//06/2026).

Manokwari, Bawaslu Provinsi Papua Barat – Bawaslu Provinsi Papua Barat menyelenggarakan rapat evaluasi untuk meninjau kelembagaan, disiplin, dan kinerja pegawai di lingkungan Sekretariat Bawaslu, Rabu (03//06/2026). Rapat ini berlangsung di Ruang Sidang Bawaslu Provinsi Papua Barat dan dihadiri oleh Ketua, Anggota, para Kepala Bagian, ASN, serta tenaga pendukung Bawaslu Provinsi Papua Barat.

Rapat dibuka oleh Kepala Bagian Administrasi, David Wabia, dan dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Provinsi Papua Barat, Elias Idie. Dalam arahannya, Elias menekankan pentingnya disiplin dan profesionalisme dalam mendukung kualitas pelayanan lembaga. “Peningkatan disiplin dan profesionalisme seluruh ASN maupun tenaga pendukung merupakan tanggung jawab bersama demi mendukung kualitas pelayanan dan penguatan kelembagaan,” ujar Elias.

Salah satu fokus rapat adalah penerapan disiplin ASN sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021. Seluruh ASN dan PPPK diingatkan untuk memahami serta mematuhi aturan yang berlaku. Sementara itu, tenaga pendukung diminta menjalankan tugas sesuai ketentuan kontrak kerja.

Selain membahas disiplin, rapat juga mengevaluasi kehadiran dan kinerja pegawai. David Wabia menegaskan bahwa kehadiran menjadi salah satu aspek penting dalam penilaian kedisiplinan dan kinerja setiap pegawai di lingkungan Sekretariat Bawaslu Provinsi Papua Barat. “Kehadiran pegawai akan menjadi salah satu indikator utama dalam evaluasi disiplin dan kinerja,” kata David.

Rapat juga membahas Sasaran Kinerja Pegawai atau SKP. Setiap ASN diwajibkan menyusun dan melaksanakan SKP sesuai ketentuan, serta berkonsultasi dengan atasan langsung sebelum melakukan penginputan ke dalam sistem.

Pada kesempatan itu, tenaga pendukung juga mendapat arahan terkait hak dan kewajiban. Mereka diwajibkan menyampaikan laporan kinerja dan daftar hadir sebagai dasar administrasi pembayaran hak. Selain itu, pemberian salinan kontrak kerja dinilai penting untuk menjamin transparansi.

Elias juga mengajak seluruh pegawai untuk terus meningkatkan kompetensi, memahami regulasi, dan memperkuat budaya kerja kolektif-kolegial. Menurutnya, penguatan kapasitas internal menjadi bagian penting dalam mendukung keberlangsungan kelembagaan.

Rapat tersebut menghasilkan sejumlah langkah strategis, antara lain penegakan disiplin secara konsisten, evaluasi berkala terhadap kinerja pegawai, optimalisasi pengelolaan SKP, transparansi hak tenaga pendukung, serta penguatan budaya kerja profesional. Evaluasi kelembagaan akan dilakukan secara berkala melalui rapat bulanan dan triwulanan.

Penulis  : Arunawan
Editor    : Humas Bawaslu PB

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle