KELADI Hadir! Bawaslu Papua Barat Gerakkan Budaya Literasi Demokrasi di Masa Non-Tahapan
|
Manokwari, 28 Januari 2026 — Bawaslu Provinsi Papua Barat melaksanakan sosialisasi rencana kegiatan Forum Kelas Literasi Demokrasi (Keladi) pada Rabu (28/1/2026) secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIT ini diikuti oleh Ketua, Anggota, Sekretaris, dan Staf Bawaslu Kabupaten se‑Papua Barat.
Kegiatan dipimpin oleh Kepala Bagian Administrasi Bawaslu Papua Barat, David Wabia, selaku ketua pelaksana. David menegaskan bahwa sosialisasi ini merupakan langkah awal untuk memastikan seluruh jajaran memahami tujuan dan mekanisme program Keladi serta menyiapkan partisipasi aktif dari tingkat kabupaten.
Dalam arahannya, Ketua Bawaslu Papua Barat, Elias Idie, menekankan pentingnya kehadiran penuh dari seluruh jajaran. “Kami berharap kegiatan ini diikuti secara maksimal oleh pimpinan, terutama ketua dan anggota. (Forum) Keladi bukan sekadar rutinitas, tetapi inovasi untuk merawat pengetahuan dan memperkuat kelembagaan kita,” ujarnya.
Program Keladi digagas sebagai forum literasi demokrasi yang akan dilaksanakan secara rutin setiap minggu, khususnya pada masa non‑tahapan pemilu. Program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas pengawas pemilu, menghidupkan budaya literasi demokrasi di lingkungan Bawaslu, menjaga produktivitas kelembagaan, serta mengakomodasi kearifan lokal Papua Barat dengan menjadikan Keladi sebagai simbol energi literasi.
Staf Bawaslu Provinsi Papua Barat, Yono, menjelaskan mekanisme pelaksanaan. Ia menyampaikan bahwa kegiatan akan berbentuk diskusi rutin setiap Jumat dengan tema seputar kepemiluan, demokrasi, dan isu‑isu publik yang relevan. “Forum ini diharapkan menjadi energi baru bagi jajaran pengawas pemilu dalam menghadapi tantangan pengawasan di masa mendatang,” jelasnya.
Sosialisasi berlangsung interaktif, dengan laporan kehadiran dari masing‑masing kabupaten serta diskusi teknis pelaksanaan. Para peserta aktif menyampaikan kondisi internal dan kesiapan untuk mendukung program ini.
Melalui Keladi, Bawaslu Papua Barat berharap memperkuat kapasitas pengawas pemilu, menjaga produktivitas kelembagaan, dan merawat budaya literasi demokrasi di Papua Barat. Program ini juga menjadi langkah strategis untuk memperkuat peran Bawaslu dalam merespons isu‑isu demokrasi dan kepemiluan di ruang publik.
Penulis : Suratman
Editor : Humas Bawaslu PB