Bawaslu Papua Barat Petakan Hasil Pengawasan PDPB dan Siapkan Strategi Pengawasan Berkelanjutan
|
Manokwari, Bawaslu Provinsi Papua Barat – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Papua Barat melaksanakan Rapat Evaluasi Hasil Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semester I Tahun 2026 serta Koordinasi Persiapan Pengawasan PDPB Triwulan III di Kabupaten se-Provinsi Papua Barat secara daring, Selasa (15/9/2026). Kegiatan ini menjadi ruang evaluasi dan konsolidasi bagi jajaran Bawaslu Provinsi Papua Barat bersama Bawaslu Kabupaten dalam memperkuat pengawasan terhadap proses pemutakhiran data pemilih.
Rapat tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan Bawaslu Provinsi Papua Barat, Bawaslu Kabupaten se-Provinsi Papua Barat, serta jajaran sekretariat. Kegiatan diawali dengan sambutan dari Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (P2H) Bawaslu Provinsi Papua Barat, Menahen J. Sabarofek.
Dalam sambutannya, Menahen menyampaikan bahwa rapat evaluasi ini merupakan bagian penting untuk melihat kembali pelaksanaan pengawasan PDPB Semester I Tahun 2026, sekaligus mempersiapkan langkah-langkah pengawasan pada Triwulan III. Menurutnya, evaluasi diperlukan agar kerja pengawasan yang dilakukan jajaran Bawaslu dapat berjalan lebih terarah dan menghasilkan data pemilih yang semakin berkualitas.
“Kami mau bagaimana supaya kualitas data di Papua Barat ini lebih ditingkatkan, lebih baik lagi, sehingga kerja-kerja kita itu dapat terukur dengan baik,” ujar Menahen J. Sabarofek.
Menahen juga menekankan pentingnya kerja bersama seluruh jajaran dalam melakukan pengawasan PDPB. Ia menyampaikan bahwa setiap catatan dan hasil pengawasan yang ditemukan di lapangan perlu menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki proses pengawasan secara berkelanjutan.
Selanjutnya, kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Bawaslu Provinsi Papua Barat, Elias Idie. Dalam arahannya, Elias menyampaikan bahwa pengawasan PDPB merupakan bagian dari kerja kelembagaan Bawaslu yang harus dilakukan secara konsisten, meskipun berada di luar tahapan Pemilu. Ia menegaskan bahwa kualitas data pemilih menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung penyelenggaraan Pemilu yang berkualitas.
“Ini bukan soal kerja divisi semata, tetapi ini adalah kerja kelembagaan. Karena bagaimana pun juga, pengawasan terhadap data pemilih berkelanjutan menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujar Elias Idie.
Setelah pembukaan, rapat dilanjutkan dengan penyampaian evaluasi hasil pengawasan PDPB Semester I Tahun 2026. Dalam pembahasan tersebut, jajaran Bawaslu Kabupaten menyampaikan perkembangan pelaksanaan pengawasan, hasil temuan, serta berbagai kendala yang dihadapi dalam proses pengawasan PDPB di wilayah masing-masing. Forum kemudian dilanjutkan dengan koordinasi persiapan pengawasan PDPB Triwulan III untuk menyusun langkah strategis dan memperkuat sinergi antarjajaran.
Pada sesi akhir kegiatan, Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa (HPS) Bawaslu Provinsi Papua Barat, Nurlaila Muhammad, menyampaikan arahan penutup. Ia mengapresiasi kerja jajaran Bawaslu Kabupaten dalam menjalankan tugas pengawasan serta mengingatkan pentingnya menjaga konsistensi dan profesionalitas dalam setiap tahapan kerja pengawasan.
Kegiatan kemudian ditutup oleh Koordinator Divisi P2H Bawaslu Provinsi Papua Barat, Menahen J. Sabarofek. Melalui rapat evaluasi dan koordinasi tersebut, Bawaslu Provinsi Papua Barat berharap seluruh jajaran dapat semakin memperkuat koordinasi, meningkatkan kualitas pengawasan PDPB, serta memastikan tersedianya data pemilih yang akurat dan berkelanjutan di seluruh wilayah Papua Barat.
Penulis : Arunawan
Editor : Humas Bawaslu PB