Monitoring Pengawasan Dukungan Minimal Calon Anggota DPD, Agustinus Simson Naa Ingatkan Akurasi dan Kelengkapan Data
|
Anggi, Pegunungan Arfak, Bawaslu Papua Barat- Anggota Bawaslu Provinsi Papua Barat, Agustinus Simson Naa melakukan Monitoring dan Evaluasi hasil pengawasan Verifikasi Administrasi Dukungan Minimal Calon Anggota DPD Provinsi Papua Barat di Bawaslu Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf). (Jum’at, 20/01/2023)
Kedatangan Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (Kordiv P2H) tersebut untuk memastikan akurasi data hasil pengawasan yang dilakukan oleh Bawaslu Kab. Pegaf serta memistigasi potensi-potensi pelanggaran dan adanya sengketa pencalonan anggota DPD Provinsi Papua Barat.
Dalam kesempatan tersebut, Agus meminta agar Bawaslu Kabupaten Pegaf melengkapi data-data hasil pengawasannya.
Menurut Agus (sapaan akrab Kordiv P2H Bawaslu Papua) akurasi data n informasi yang kita dapatkan selama proses pengawasan menjadi modal utama bagi bawaslu dalam memitigasi potensi pelanggaran dan sengketa yang akan muncul.
“Tolong diperhatikan semua data-data hasil pengawasannya untuk dilengkapi. Karena ini sangat penting untuk kita mengantisipasi adanya pelanggaran dan sengketa yang akan timbul†ungkapnya kepada Jajaran Bawaslu Kab. Pegaf. (20/01/2023)
Selain memantau hasil pengawasan verifikasi dukungan minimal calon anggota DPD, Agus juga mengunjungi beberapa Panwaslu Distrik untuk memastikan proses rekruitmen Pengawas Lapangan berjalan dengan baik. Beberapa Panwaslu Distrik yang dikunjungi oleh beliau antara lain, Panwaslu Distrik Minyambouw, Distrik Taigei, Anggi, dan Panwaslu Sururey.
[caption id="attachment_2392" align="alignleft" width="1280"]
Anggota Bawaslu Papua Barat (ujung kiri, baju hitam) saat foto bersama di halaman kantor Panwaslu Distrik Sururey[/caption]
Dalam kunjungannya ke beberapa Panwaslu distrik, sejumlah Panwaslu Distrik menyampaikan bahwa kondisi geografis antara distrik (kecamatan) yang satu dengan lainnya yang sangat berjauhan menyebabkan biaya operasional yang sangat tinggi. Tidak hanya itu, aksesnya juga sangat sulit untuk dijangkau.
Menanggapi hal tersebut, Agus mengatakan hal tersebut akan didiskusikannya dengan anggota bawaslu provinsi lainnya guna mencari solusi terkait kendala distrik yang sangat jauh dan biaya transportasi yang begitu besar.
“mengenai sewa transportasi yang mahal, dan juga distrik yang jauh, itu nanti kami diskusikan di tingkat provinsi, kemudian kami akan sampaikan ke bawaslu RI. Yang pasti, kita akan tetap terus mendukung dan memfasilitasi pelaksanaan tugas teman-teman†tutur Agus saat mengunjungi beberapa Panwaslu distrik Kabupaten Pargaf. (20/01/2023)
Kontributor : Inseren Editor     : Humas Bwaslu PB