Gelar Pendidikan Pengawas Partisipatif, Bawaslu Dorong Pemuda Sebagai Masa Depan Pembangunan Demokrasi
|
Manokwari, Bawaslu Provinsi Papua Barat – Menuju Hari-H Pemngutan Suara tanggal 14 Februari 2024, Bawaslu terus menggalakkan kegiatan untuk menggalang pengawas parsitipatif.  Hal ini mengingat pentingnya peran masyarakat untuk turut mengawasi tahapan pemilu di ruang privat yang tidak tersentuh oleh pengawas pemilu.
Untuk itu Bawaslu, melalui Bawaslu Provinsi Papua Barat menggelar kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif Tahun 2023 dengan tema “Perempuan Berdaya Mengawasiâ€. Kegiatan ini dilangsukan di Hotel Mansinam, Manokwari pada tanggal 8 s/d 10 Oktober 2023. Sebanyak 80 orang perwakilan dari unsur organisasi mahasiswa dan pemuda ditiga Kabupaten, Provinsi Papua Barat yaitu, Kab. Manokwari Selatan (60 orang), Kab. Pegunungan Arfak (10 orang), dan Kab. Teluk Wondama (10 orang) hadir sebagai peserta dalam kegiatan tersebut.
[caption id="attachment_2795" align="aligncenter" width="696"]
Peserta saat mengikuti kegiatan Pendidikan Pengawas Parsitipatif oleh Bawaslu[/caption]
Ketua Bawaslu Provinsi Papua Barat, Elias Idie, saat membuka kegiatan ini menuturkan bahwa tujuan utama diundangnya organisasi mahasiswa dan pemuda dalam kegiatan ini adalah karena masa depan pembangunan daerah dan demokrasi kedepannya merupakan tugas dan tanggung jawab dari pemuda saat ini, sebagai tonggak estafet dari apa yang telah diperjuangkan oleh para pendahulu bangsa.
“Saya sangat berharap mudah-mudahan kegiatan kita ini menjadi penting dan positif, karena kita tidak bisa lagi menyerahkan masa depan pembangunan daerah kita masa depan demokrasi kita di sepuluh tahun kedepan (kepada para orang tua), kita tidak mungkin lagi akan membangkitkan orang-orang tua (pendahulu) untuk membangun bangsa ini†ungkap beliau.
Seanada dengan Hal tersebut, Anggota Bawaslu Provinsi Papua Barat, Norbertus mengatakan bahwa peserta kegiatan ini diharapkan dapat menjadi perpanjangan tangan dari Bawaslu dalam melakukan pengawasan pemilu.
“Kita melibatkan adik-adik disini, (untuk) belajar bagaimana cara mengawasi. Mungkin dari sini juga bisa cerita ke keluarga, cerita ke teman, cerita ke orang lain tentang pengawasan partisipatif. Jadi teman-teman bisa memberikan informasi kepada Bawaslu sehingga Bawaslu juga bisa meng-cover seluruh wilayah terkait dengan pengawasan penyelenggaraan pemilu yang kompleks ini†ungkapnya.
Adapun narasumber pada kegiatan ini adalah dari internal Bawaslu Papua Barat yaitu Ketua Bawaslu Provinsi Papua Barat Elias Idie, Koordinator Divisi (Koordiv) Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Provinsi Papua Barat Nurlaila Muhammad, Koordiv Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi Bawaslu Provinsi Papua Barat Norbertus, Ketua Bawaslu Kab. Manokwari Selatan Inggit A. Sabubun, dan Ketua Bawaslu Kab. Telok Wondama Epin Rawar. Sedangkan narasumber ekseternal yaitu Tenaga Ahli (TA) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Salman Nasution dan Alim Bathoro , dan dari PARA Syndicate Toto Sugiarto.
[caption id="attachment_2796" align="alignnone" width="1024"]
Sesi tanya jawab oleh oleseta kepada narasumber saat kegiatan berlangsung[/caption]
Penulis : Awan
Editor  : Yono
Peserta saat mengikuti kegiatan Pendidikan Pengawas Parsitipatif oleh Bawaslu[/caption]
Ketua Bawaslu Provinsi Papua Barat, Elias Idie, saat membuka kegiatan ini menuturkan bahwa tujuan utama diundangnya organisasi mahasiswa dan pemuda dalam kegiatan ini adalah karena masa depan pembangunan daerah dan demokrasi kedepannya merupakan tugas dan tanggung jawab dari pemuda saat ini, sebagai tonggak estafet dari apa yang telah diperjuangkan oleh para pendahulu bangsa.
“Saya sangat berharap mudah-mudahan kegiatan kita ini menjadi penting dan positif, karena kita tidak bisa lagi menyerahkan masa depan pembangunan daerah kita masa depan demokrasi kita di sepuluh tahun kedepan (kepada para orang tua), kita tidak mungkin lagi akan membangkitkan orang-orang tua (pendahulu) untuk membangun bangsa ini†ungkap beliau.
Seanada dengan Hal tersebut, Anggota Bawaslu Provinsi Papua Barat, Norbertus mengatakan bahwa peserta kegiatan ini diharapkan dapat menjadi perpanjangan tangan dari Bawaslu dalam melakukan pengawasan pemilu.
“Kita melibatkan adik-adik disini, (untuk) belajar bagaimana cara mengawasi. Mungkin dari sini juga bisa cerita ke keluarga, cerita ke teman, cerita ke orang lain tentang pengawasan partisipatif. Jadi teman-teman bisa memberikan informasi kepada Bawaslu sehingga Bawaslu juga bisa meng-cover seluruh wilayah terkait dengan pengawasan penyelenggaraan pemilu yang kompleks ini†ungkapnya.
Adapun narasumber pada kegiatan ini adalah dari internal Bawaslu Papua Barat yaitu Ketua Bawaslu Provinsi Papua Barat Elias Idie, Koordinator Divisi (Koordiv) Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Provinsi Papua Barat Nurlaila Muhammad, Koordiv Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi Bawaslu Provinsi Papua Barat Norbertus, Ketua Bawaslu Kab. Manokwari Selatan Inggit A. Sabubun, dan Ketua Bawaslu Kab. Telok Wondama Epin Rawar. Sedangkan narasumber ekseternal yaitu Tenaga Ahli (TA) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Salman Nasution dan Alim Bathoro , dan dari PARA Syndicate Toto Sugiarto.
[caption id="attachment_2796" align="alignnone" width="1024"]
Sesi tanya jawab oleh oleseta kepada narasumber saat kegiatan berlangsung[/caption]
Penulis : Awan
Editor  : Yono