Bawaslu Papua Barat Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi “Mantap Brata Mansinam 2023-2024â€
|
Manokwari, Bawaslu Provinsi Papua Barat – Ketua Bawaslu Provinsi Papua Barat, Elias Idie didampingi oleh Anggota Bawaslu Provinsi Papua Barat, Nurlaila Muhammad hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi “Mantap Brata Mansinam 2023-2024†yang dilaksanakan oleh Polda Papua Barat bertempat di Mapolda Papua Barat (Selasa, 17/10/2023).
[caption id="attachment_2811" align="alignnone" width="1202"]
Ketua (Elias Idie) dan Anggota (Nurlaila Muhammad) Bawaslu Provinsi Papua Barat saat melakukan Konferensi Pers bersama Kapolda Papua Barat, Pangdam XVIII/Kasuari, Ketua KPU Provinsi Papua Barat usai apel gelar pasukan Mantap Brata 2023-2024[/caption]
Apel serentak yang dilaksanakan di seluruh Indonesia ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan Pemilu Tahun 2024 berjalan dengan sukses dan aman. Hal ini disampaikan langsung oleh Kapolda Papua Barat, Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga, sesuai dengan amanat dari Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo.
“Operasi Mantap Brata Mansinam 2023-2024 akan dimulai 19 Oktober 2023 hingga 20 Oktober 2024. Operasi ini bertujuan untuk mengamankan seluruh tahapan pemilu†ungkap Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga saat memimpin apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Mansinam 2023-2024 (Selasa, 17/10/2023).
Lebih lanjut , Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga menyampaikan bahwa operasi tersebut juga melibatkan personel TNI dari Komando Daerah Militer (Kodam) XVIII/Kasuari, sehingga pengamanan lebih maksimal guna mencegah berbagai macam gangguan kamtibmas.
"2/3 personel Polda akan terlibat. Dalam operasi tersebut juga dibantu oleh personel TNI dari Kodam. Masing-masing Polres juga mengerahkan personel mereka," jelasnya.
Ketua Bawaslu Provinsi Papua Barat, Elias Idie yang turut hadir pada kegiatan tersebut mengingatkan soal potensi adanya sengketa pada Tahapan Penetapan Daftar Calon Tetap pada tanggal 3/11/2023 mendatang terkait dengan calon peserta pemilu yang diputuskan masuk dalam kategori Tidak Memenuhi Syarat (TMS).
“Soal kemungkinan-kemungkinan jika memang (calon) yang di (putuskan) TMS ini adalah tokoh (seperti) kepala kampung dan seterusnya, ini akan (ada) kecendurungan untuk mobilisasi massa dan seterusnya†ungkap Elias (Selasa, 17/10/2023).
Terkait hal ini Elias Idie menyampaikan bahwa Bawaslu Provinsi Papua Barat telah memperkuat anggotanya untuk siap menerima dan memproses laporan apabila ada pihak-pihak yang keberatan terkait penetapan DCT nanti.
“Secara kelembagaan kita sudah memperkuat pasukan kita Bawaslu terutama di tujuh Kabupaten, untuk Bersiap-siap di tanggal 3/11/2023 jika ada (calon) yang di TMSkan maka Bawaslu siap untuk menerima (laporan) sesuai prosedur penanganan ataupun penyelesaian sengketa proses jika ada calon yang mengajukan keberatan†terang Elias.
[caption id="attachment_2812" align="aligncenter" width="1280"]
Apel gelar pasukan Operasi Operasi Mantap Brata Mansinam 2023-2024 untuk pengamanan Pemilu 2024[/caption]
Penulis : Awan
Editor   : Yono
Ketua (Elias Idie) dan Anggota (Nurlaila Muhammad) Bawaslu Provinsi Papua Barat saat melakukan Konferensi Pers bersama Kapolda Papua Barat, Pangdam XVIII/Kasuari, Ketua KPU Provinsi Papua Barat usai apel gelar pasukan Mantap Brata 2023-2024[/caption]
Apel serentak yang dilaksanakan di seluruh Indonesia ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan Pemilu Tahun 2024 berjalan dengan sukses dan aman. Hal ini disampaikan langsung oleh Kapolda Papua Barat, Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga, sesuai dengan amanat dari Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo.
“Operasi Mantap Brata Mansinam 2023-2024 akan dimulai 19 Oktober 2023 hingga 20 Oktober 2024. Operasi ini bertujuan untuk mengamankan seluruh tahapan pemilu†ungkap Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga saat memimpin apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Mansinam 2023-2024 (Selasa, 17/10/2023).
Lebih lanjut , Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga menyampaikan bahwa operasi tersebut juga melibatkan personel TNI dari Komando Daerah Militer (Kodam) XVIII/Kasuari, sehingga pengamanan lebih maksimal guna mencegah berbagai macam gangguan kamtibmas.
"2/3 personel Polda akan terlibat. Dalam operasi tersebut juga dibantu oleh personel TNI dari Kodam. Masing-masing Polres juga mengerahkan personel mereka," jelasnya.
Ketua Bawaslu Provinsi Papua Barat, Elias Idie yang turut hadir pada kegiatan tersebut mengingatkan soal potensi adanya sengketa pada Tahapan Penetapan Daftar Calon Tetap pada tanggal 3/11/2023 mendatang terkait dengan calon peserta pemilu yang diputuskan masuk dalam kategori Tidak Memenuhi Syarat (TMS).
“Soal kemungkinan-kemungkinan jika memang (calon) yang di (putuskan) TMS ini adalah tokoh (seperti) kepala kampung dan seterusnya, ini akan (ada) kecendurungan untuk mobilisasi massa dan seterusnya†ungkap Elias (Selasa, 17/10/2023).
Terkait hal ini Elias Idie menyampaikan bahwa Bawaslu Provinsi Papua Barat telah memperkuat anggotanya untuk siap menerima dan memproses laporan apabila ada pihak-pihak yang keberatan terkait penetapan DCT nanti.
“Secara kelembagaan kita sudah memperkuat pasukan kita Bawaslu terutama di tujuh Kabupaten, untuk Bersiap-siap di tanggal 3/11/2023 jika ada (calon) yang di TMSkan maka Bawaslu siap untuk menerima (laporan) sesuai prosedur penanganan ataupun penyelesaian sengketa proses jika ada calon yang mengajukan keberatan†terang Elias.
[caption id="attachment_2812" align="aligncenter" width="1280"]
Apel gelar pasukan Operasi Operasi Mantap Brata Mansinam 2023-2024 untuk pengamanan Pemilu 2024[/caption]
Penulis : Awan
Editor   : Yono