Bawaslu Papua Barat Awasi Pembongkaran Kontainer Surat Suara
|
Kota Sorong, Bawaslu Papua Barat-Bawaslu Provinsi Papua Barat melakukan pengawasan secara langsung pembongkaran kontainer berisi surat suara Pemilu 2024 yang akan didistribusikan ke Kabupaten Kaimana dan Kabupaten Fakfak. Pembongkaran kontainer ini berlangsung di Pelabuhan Kontainer Kota Sorong dengan pengawalan ketat dari kepolisian setempat (Minggu, 31/12/2023).
Surat suara yang diterima ini berupa surat suara untuk Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (PPWP) dan Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI). Sementara untuk surat suara lainnya baik itu untuk DPR RI, DPR Provinsi, dan DPR Kabupaten akan menyusul untuk pengirimannya.
Ketua Bawaslu Provinsi Papua Barat, Elias Idie menilai bahwa logistik pemilu ini sangat penting karena pemungutan suara pada 14 Februari 2024 mendatang tidak akan terlaksana jika tidak ada logistik pemilu. Untuk itu pengawasan dalam setiap tahapan logistik ini baik dari proses produksi sampai dengan distribusi ke masing-masing daerah harus dikawal dengan cermat dan ketat.
“Logistik pemilu ini (merupakan) salah satu komponen terpenting dalam penyelenggaraan pemilu, karena bagaimana kita mau menyelenggarakan pemilu kalua tidak ada logistik yang tersedia. Untuk itu Bawaslu terus melaksanakan pengawasan secara ketat terkait logistik ini mulai dari produksi hingga distribusinya†terang Elias.
Elias juga mengatakan selanjutnya untuk logistik surat suara di 5 Kabupaten lainnya di Papua Barat dijadwalkan akan tiba pada 2-4 Januari 2024 dan Bawaslu akan siap untuk melakukan pengawasan distribusinya hingga sampai ke Kabupaten masing-masing.
“Untuk 5 Kabupaten lain di Papua Barat informasi dari pihak distributor akan tiba di pelabukan Manokwari sekitar tanggal 2-4 Januari. Kami (Bawaslu) siap untuk melakukan pengawasan proses distribusi demi suksesnya Pemilu Tahun 2024 nanti†tegas Elias.
Penulis : Awan
Editor   : Yono
Ketua Bawaslu Provinsi Papua Barat, Elias Idie menilai bahwa logistik pemilu ini sangat penting karena pemungutan suara pada 14 Februari 2024 mendatang tidak akan terlaksana jika tidak ada logistik pemilu. Untuk itu pengawasan dalam setiap tahapan logistik ini baik dari proses produksi sampai dengan distribusi ke masing-masing daerah harus dikawal dengan cermat dan ketat.
“Logistik pemilu ini (merupakan) salah satu komponen terpenting dalam penyelenggaraan pemilu, karena bagaimana kita mau menyelenggarakan pemilu kalua tidak ada logistik yang tersedia. Untuk itu Bawaslu terus melaksanakan pengawasan secara ketat terkait logistik ini mulai dari produksi hingga distribusinya†terang Elias.
Elias juga mengatakan selanjutnya untuk logistik surat suara di 5 Kabupaten lainnya di Papua Barat dijadwalkan akan tiba pada 2-4 Januari 2024 dan Bawaslu akan siap untuk melakukan pengawasan distribusinya hingga sampai ke Kabupaten masing-masing.
“Untuk 5 Kabupaten lain di Papua Barat informasi dari pihak distributor akan tiba di pelabukan Manokwari sekitar tanggal 2-4 Januari. Kami (Bawaslu) siap untuk melakukan pengawasan proses distribusi demi suksesnya Pemilu Tahun 2024 nanti†tegas Elias.
Penulis : Awan
Editor   : Yono