1 Tahun Menuju Pemilu Serentak, Bawaslu Papua Barat Gelar Apel Siaga Pengawasan
|
Manokwari, Bawaslu Papua Barat- Tepat 1 tahun menuju Pemilu Serentak tahun 2024, sekitar pukul 16:00 WIT, Bawaslu Papua Barat menggelar Apel siaga Pengawasan di halaman kantor Bawaslu Prov. Papua Barat, Jl. Merdeka, Manokwari. (selasa, 14/02/2023)
Apel siaga tersebut dipimpin lansung oleh koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat, Agustinus Simson Naa. Selain itu Anggota Bawaslu Provinsi Papua Barat, Muhammad Nazil Hilmie (Kordiv Penanganan Pelanggaran dan Data & Informasi) serta Nurlaila Muhammad (Kordiv Hukum dan Penyelesaian Sengketa) juga turut hadir dalam apel siaga pengawasan tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Agustinus mengingatkan kepada seluruh jajarannya di Bawaslu Provinsi Papua Barat agar terus meningkatkan soliditas kerjanya.
“hari ini kita sama-sama tau kalau pemilu tinggal 1 tahun lagi. Mari kita sama-sama jaga kekompakan, kita bangun soliditas yang kuat†tegas agustinus saat memberikan arahan dalam apel siaga pengawasan tersebut.
[caption id="attachment_2432" align="alignleft" width="1024"]
Anggota Bawaslu Papua Barat, Muh. Nazil Hilmie Saat Membagikan Bunga dan poster anti politik uang kepada Masyarakat Pengguna Jalan di Depan Kantor Bawaslu Papua Barat[/caption]
Usai pelaksanaan apel siaga, Anggota Bawaslu Prov. Papua Barat bersama-sama dengan seluruh staf sekretariat Bawaslu Papua Barat melakukan aksi bagi-bagi bunga dan sejumlah poster anti politik uang kepada masyarakat pengguna jalan yang melintas di hadapan kantor sekretariat Bawaslu Prov. Papua Barat.
[caption id="attachment_2429" align="alignleft" width="1024"]
Anggota Bawaslu Papua Barat, Nurlaila Muhammad, Saat membagikan bunga dan Poster Anti Politik Uang Kepada Masyarakat Pengguna Jalan di Depan Kantor Bawaslu Papua Barat[/caption]
Aksi tersebut dilakukan sebagai simbol ajakan kepada masyarakat untuk bersama-sama mencintai dan menjaga nilai-nilai demokrasi dalam pemilu.
[caption id="attachment_2431" align="alignleft" width="1024"]
Anggota Bawaslu Papua Barat, Agustinus Simson Naa, Saat membagikan bunga dan Poster Anti Politik Uang Kepada Masyarakat Pengguna Jalan di Depan Kantor Bawaslu Papua Barat[/caption]
Sejatinya, kata Agustinus, pemilu yang berintegritas itu akan lahir ketika kita semua memiliki kesadaran yang sama serta kecintaan kita terhadap tanah air, khususnya daerah kita sendiri.
Selain itu, masyarakat juga diharapkan dapat memiliki kesadaran yang tinggi untuk sama-sama mengawasi serta menolak segala bentuk pelanggaran termasuk politik uang dalam pemilu.
Penulis : Suryono Achmat Djiwa
Editor : Humas Bawaslu PB
Anggota Bawaslu Papua Barat, Muh. Nazil Hilmie Saat Membagikan Bunga dan poster anti politik uang kepada Masyarakat Pengguna Jalan di Depan Kantor Bawaslu Papua Barat[/caption]
Usai pelaksanaan apel siaga, Anggota Bawaslu Prov. Papua Barat bersama-sama dengan seluruh staf sekretariat Bawaslu Papua Barat melakukan aksi bagi-bagi bunga dan sejumlah poster anti politik uang kepada masyarakat pengguna jalan yang melintas di hadapan kantor sekretariat Bawaslu Prov. Papua Barat.
[caption id="attachment_2429" align="alignleft" width="1024"]
Anggota Bawaslu Papua Barat, Nurlaila Muhammad, Saat membagikan bunga dan Poster Anti Politik Uang Kepada Masyarakat Pengguna Jalan di Depan Kantor Bawaslu Papua Barat[/caption]
Aksi tersebut dilakukan sebagai simbol ajakan kepada masyarakat untuk bersama-sama mencintai dan menjaga nilai-nilai demokrasi dalam pemilu.
[caption id="attachment_2431" align="alignleft" width="1024"]
Anggota Bawaslu Papua Barat, Agustinus Simson Naa, Saat membagikan bunga dan Poster Anti Politik Uang Kepada Masyarakat Pengguna Jalan di Depan Kantor Bawaslu Papua Barat[/caption]
Sejatinya, kata Agustinus, pemilu yang berintegritas itu akan lahir ketika kita semua memiliki kesadaran yang sama serta kecintaan kita terhadap tanah air, khususnya daerah kita sendiri.
Selain itu, masyarakat juga diharapkan dapat memiliki kesadaran yang tinggi untuk sama-sama mengawasi serta menolak segala bentuk pelanggaran termasuk politik uang dalam pemilu.
Penulis : Suryono Achmat Djiwa
Editor : Humas Bawaslu PB